BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Senin, 17 Maret 2014

Ini Bandara yang Bisa Dijangkau Pesawat MH370

Peta bandara yang bisa dituju MH370 versi WNYC

Pencarian pesawat maskapai Malaysian Airlines nomor penerbangan MH370 memulai babak baru. Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa MH370 yang dengan sengaja telah dibelokkan oleh seorang atau lebih yang memiliki kecakapan.

Posisi terakhir MH370 yang berhasil dilacak oleh radar militer Malaysia di waypoint IGREX di laut Andaman. Saat itu Boeing 777-200ER tersebut diperkirakan masih memiliki bahan bakar yang cukup untuk terbang selama lima jam, atau bisa menempuh jarak sekitar 2.200 mil laut (sekitar 4.000 km).

Dan jika ingin mendarat secara aman, sebuah pesawat B777-200ER yang tergolong dalam kelas widebody (berbadan lebar) tersebut membutuhkan landasan dengan panjang minimal 5.000 feet (atau sekitar 1,5 km).

Dengan berbekal pada informasi posisi terakhir dan dua informasi di atas, Data News milik stasiun radio WNYC pada Jumat (14/3/2014) mencoba membuat daftar bandara mana saja yang bisa dijangkau oleh MH370.

Dari riset tersebut, Data News mengungkap bahwa setidaknya ada 634 landasan di 26 negara berbeda yang bisa dituju oleh MH370.

Data spesifikasi bandara yang bisa didarati B777-200ER tersebut didapat Data News dari situs X-Plane, game simulator pesawat yang memiliki basis bandara di dunia dengan koordinat yang cukup akurat.

Peta tersebut bisa dilihat melalui tautan berikut ini, bandara-bandara yang termasuk dalam daftar ditandai dengan titik merah. Peta dapat diperbesar (zoom in) untuk melihat nama bandara dan lokasinya.

Bandara-bandara terjauh yang bisa dicapai MH370 menurut WNYC antara lain adalah Gan Airport, Maladewa di sisi barat, Dalanzadgad Airport, Mongolia di sisi utara, Kalbari Airport, Australia di sisi selatan, serta Miyazaki Airport di Jepang, atau Yap Airport, Micronesia di sisi timur.

Walau demikian, masih ada pula landasan di bandara-bandara yang tidak tercantum dalam basis data tersebut. Seperti bandara di lokasi terpencil atau bandara-bandara yang telah ditinggalkan dan tidak beroperasi lagi.

Bandara yang terletak di Pulau Diego Garcia pun masuk dalam daftar tersebut. Dalam peta di atas, pulau tersebut tercatat dengan nama British Indian Ocean Territory.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pulau Diego Garcia diduga menjadi tempat pendaratan pesawat yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014) itu. Dugaan ini muncul mengacu dari pernyataan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang menyebut ada dua koridor yang mungkin menjadi lokasi pendaratan MH370 yang hilang.

Dua koridor tersebut adalah koridor utara antara Turkmenistan dan Kazakhstan, dan koridor selatan di Samudera Hindia yang berbatasan dengan Indonesia.

Dari diskusi di dunia maya, pesawat tersebut diyakini terbang ke koridor selatan, yaitu ke Pulau Diego Garcia. Pulau ini berada di tengah Samudera Hindia, sebelah barat Indonesia dan selatan India.

Yang menarik, dari berbagai literatur menyebutkan Diego Garcia adalah salah satu lokasi kegiatan intelijen AS, yaitu CIA. Sebagai daerah militer, Pulau Diego Garcia tentu memiliki landasan pacu. Mengutip Wikipedia, landasan pacu di pulau ini berjenis ETOPS (Extended Range Twin Engine Operations), yaitu landasan darurat untuk penerbangan komersial yang melintasi rute Samudera Hindia.

Hanya pesawat komersial yang bermesin ganda yang bisa mendarat di lokasi ini. Sementara, jenis pesawat berbadan lebar yang bisa mendarat di Pulau Diego Garcia adalah Airbus A330, Boeing 767, ataupun Boeing 777.


Jika memang benar bahwa MH370 dibajak dan dibawa mendarat di pulau Diego Garcia atau salah satu bandara dari daftar di atas, yang menjadi pertanyaan bagaimana cara MH370 menghindari pantauan radar juga masih menjadi misteri.

Sumber: kompas.com

Minggu, 16 Maret 2014

Bagaimana Para Pakar Menduga Lokasi Keberadaan MH370?


Malaysian Insider
Dua koridor pencarian Malaysia Airlines MH370

Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 memasuki babak baru. Area pencarian diperluas, dan 25 negara dimintai bantuan.

Perkembangan terakhir sejak konferensi pers pada Sabtu (15/3/2014) oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menunjukkan bahwa pencarian difokuskan ke wilayah sekitar Samudra Hindia.

Ada dua koridor pencarian. Koridor utara adalah wilayah yang membentang dari Turkmenistan dan Kazakhstan. Koridor selatan mencakup wilayah Indonesia dan bagian selatan Samudra Hindia.

Bagaimana sebenarnya para pakar membuat dugaan sehingga mampu menetapkan lokasi pencarian MH370 yang hilang?

Celah komunikasi satelit

Tim Farrar, konsultan komunikasi satelit di Telecom, Media and Finance Associates, menulis penjelasan sederhana di The Malaysian Insider pada Minggu (16/3/2014).

Farrar menjelaskan, ada dua cara agar keberadaan pesawat bisa diketahui, yakni dengan sinyal radar dan "ping" dari satelit. Kedua sistem itu memiliki perbedaan.

Di pesawat terdapat radar sekunder atau transponder yang berguna untuk mengirimkan lokasi, ketinggian, kecepatan, dan arah gerak pesawat ke pengendali lalu lintas udara di darat.

Dengan adanya transponder itulah, pengendali lalu lintas udara di darat bisa memastikan pesawat terbang ke arah yang benar sesuai rutenya.

Radar yang akan mendeteksi pesawat tidak hanya radar sipil, tetapi juga radar militer yang punya kemampuan lebih tinggi.

Di pesawat juga terdapat Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS). Alat ini merupakan sistem yang mengirim banyak data ke pihak maskapai, pembuat pesawat, dan lainnya.

Dalam kasus hilangnya Malaysia Airlines, baik transponder, maupun ACARS, dimatikan. Oleh karenanya, pesawat hilang dari radar sipil.

ACARS diduga dimatikan sesaat setelah pesawat lepas landas. Sementara itu, radar sekunder dimatikan sekitar 45 menit setelah lepas landas.

Upaya menonaktifkan dua alat itu tak mudah. Oleh sebab itu, ada dugaan bahwa orang yang melakukannya memang sudah sangat mengetahui seluk beluk pesawat.

Saat dua alat tersebut dimatikan, saat itu pulalah muncul laporan hilang kontak dengan MH370, yakni pada Sabtu (8/3/2014) dini hari sekitar pukul 01.30 waktu Malaysia.

Namun, matinya ACARS dan transponder tak lantas membuat MH370 tidak bisa dilacak. Pukul 02.40 waktu Malaysia pada hari yang sama, radar militer Malaysia mendeteksi keberadaannya.

Menurut radar militer, MH370 bergerak ke arah barat, menuju selat Malaka atau sebelah timur wilayah Aceh, Indonesia.

Dari wilayah tersebut, MH370 terus bergerak ke wilayah laut Andaman, mulai dari selatan Phuket, Thailand, hingga ke tengah perairan tersebut.

Karena terbaca radar militer itulah, muncul dugaan bahwa MH370 terbang ke wilayah Samudra Hindia.

Perkembangan selanjutnya, karena pesawat terus bergerak menjauhi wilayah Malaysia, akhirnya pergerakan pesawat tak bisa terbaca radar militer negara itu. Namun, bukan berarti tak ada celah.

Ada yang perlu diketahui tentang ACARS. Farrar mengungkapkan, ACARS bisa diumpamakan seperti Twitter.

Pertama, seperti Twitter, ACARS juga memiliki pilihan jalur sehingga pengguna bisa memanfaatkannya.

Twitter bisa digunakan lewat koneksi broadband atau WiFi di rumah, atau bisa juga menggunakan koneksi data seluler dalam perjalanan.

ACARS juga punya pilihan penggunaan. Selama pesawat berada di atas daratan, sinyal ACARS dikirim lewat VHF. Bila di atas lautan, maka sinyal memanfaatkan satelit komunikasi (Satcom).

ACARS juga seperti Twitter karena penggunanya bisa "sign out" atau dinonaktifkan. Dengan demikian, pengguna tak akan mampu mengirim atau menerima pesan.

Namun, seperti ketika menggunakan Twitter, "sign out" tak berarti pengguna terputus dengan penyedia layanan seluler.

Bila ACARS dinonaktifkan, tak berarti bahwa hubungan antara terminal satelit di pesawat dan satelit komunikasi kemudian terputus.

Satelit komunikasi masih bisa mengirim "permintaan" untuk memastikan bahwa pesawat masih bisa dijangkau. Respons "permintaan" itulah yang dimaksud dengan "ping".

MH370 terhubung dengan jaringan satelit Inmarsat, sebuah perusahaan satelit komunikasi di Inggris.

Data "ping" dari Inmarsat itulah yang membantu para investigator menentukan kemungkinan lokasi MH370.

Penentuan dua koridor

Arsitektur jaringan terbaru yang dikembangkan Inmarsat dinamakan Inmarsat 4. Ini bisa diibaratkan dengan jaringan LTE pada komunikasi seluler, yang sebenarnya sangat ampuh.

Dalam pengembangan sistem itu, Inmarsat mengenalkan layanan yang lebih mumpuni pada tahun 2010. Layanan itu diberi nama SwiftBroadband.

Bila menggunakan jaringan generasi itu, maka detail posisi pesawat, ketinggian, dan kecepatan bisa diketahui dari "ping" yang dikirim.

Sayangnya, MH370 belum menggunakan jaringan itu. Pesawat tersebut masih menggunakan jaringan yang lebih tua, setara dengan jaringan 3G untuk komunikasi seluler.

Pada pesawat, perangkat yang terpasang masih Swift64 sehingga data seperti kecepatan dan lokasi pesawat tak bisa diketahui. Jadi, lokasi harus diperkirakan.

Sejumlah "ping" diterima oleh satelit hingga 7,5 jam setelah MH370 lepas landas, atau terakhir pada Minggu (9/3/2014).

Dari sana, investigator bisa memperkirakan lokasi relatif pesawat terhadap satelit Inmarsat3F1 yang di Samudra Hindia terletak di 64 derajat Bujur Timur.

Swift64 mengandalkan apa yang disebut dengan global beam untuk menerima "ping".

Jarak terhadap satelit bisa diperkirakan dengan melihat kekuatan sinyal yang dikirimkan serta waktu tempuh sinyal.

Sebuah kalkulasi dengan memperhitungkan posisi terakhir pesawat, kecepatan, ketersediaan bahan bakar, kemudian dilakukan.

Dengan demikian, dua koridor pencarian kemudian diperoleh, di utara dan selatan, yakni Turkmenistan ke Kazakhstan serta Indonesia hingga sebelah selatan Samudra Hindia.

Koridor pencarian tecermin dalam garis putus-putus berwarna hijau yang tersaji pada gambar di atas.

Sumber: kompas.com

Jumat, 14 Maret 2014

5 Mitos Kesehatan Seksual



Ilustrasi

Teknologi memudahkan orang mendapatkan informasi, namun informasi yang didapatkan bisa jadi tidak akurat. Informasi berlimpah mengenai seks misalnya, sangat mudah didapatkan lewat internet. Namun informasi tersebut bercampur antara fakta dan mitos. Untuk meluruskannya, berikut lima mitos kesehatan seksual yang perlu Anda tahu.

1. Mitos: menggunakan dua kondom lebih baik
Faktanya, dalam penggunaan kondom, semakin banyak bukan berarti semakin baik. Dengan menggunakan dua kondom, kemungkinan untuk bocornya justru lebih besar. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), menggunakan kondom dengan benar dapat mencegah transmisi infeksi menular seksual (IMS) dan HIV, serta kehamilan yang tidak direncanakan. Namun cara sebelumnya adalah dengan tidak melakukan hubungan seks atau setia dengan satu pasangan saja.

2. Mitos: KB alami tidak dapat diandalkan
Faktanya, KB alami dapat mencegah kehamilan jika dilakukan dengan benar, demikian menurut Departement of Health and Human Services (HHS). KB alami merupakan cara mencegah kehamilan dengan tidak menggunakan obat-obatan atau alat apapun. KB alami menggunakan indikator suhu tubuh, siklus menstruasi, dan lendir serviks sebelum berhubungan seks.

Bahkan para peneliti di tahun 2007 mengatakan, KB alami sama efektifnya dengan pil kontrasepsi. Dari 100 responden yang menggunakan KB alami, hanya satu di antara 25 orang yang hamil. Kendati demikian, metode ini tidak dapat diandalkan untuk mencegah transmisi IMS.

3. Mitos: berhubungan seks saat haid tidak akan hamil
Faktanya, meski kemungkinannya rendah, namun seseorang bisa saja hamil pada periode apapun dalam siklus menstruasinya.

"Sperma dapat hidup di dalam tubuh hingga satu minggu. Jadi jika Anda berhubungan seks saat haid dan memiliki siklus menstruasi yang singkat, maka sperma tetap dapat membuahi sel telur Anda yang sudah matang," ujar Sherman Silber, direktur Infertility Center di St Louis.

4. Mitos: pria tidak dapat orgasme berkali-kali
Memang benar, pria membutuhkan cukup waktu untuk mulai merasakan kenyamanan kembali setelah ejakulasi. Namun faktanya, pria dapat merasakan beberapa puncak kenyamanan saat berhubungan seksual. Beberapa pakar seks percaya, bahwa pria dapat mengontrol ejakulasinya, sehingga dapat menahannya untuk merasakan beberapa kali puncak kenikmatan.

5. Mitos: ukuran penis dapat dilihat dari ukuran sepatu
Faktanya tidak ada penelitian yang menemukan hubungan antara keduanya. Bahkan studi di tahun 2002 berusaha membuktikan ada tidaknya keterkaitan kedua hal tersebut, dan para peneliti tidak mendapatkannya.

Kamis, 13 Maret 2014

Malaysia Airlines MH370 Masih Terbang 4 Jam Setelah Hilang dari Radar

Flightradar24 Rute penerbangan Malaysia Airlines MH370

Sejumlah penyidik AS menduga, pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 masih tetap terbang selama empat jam setelah otoritas penerbangan Malaysia memperhatikan pesawat itu hilang dari radar di atas Laut China Selatan.

Para penyidik penerbangan dan pejabat keamanan nasional AS yakin bahwa pesawat itu, sebuah Boeing 777, terbang total selama lima jam. Hal itu berdasarkan data otomatis yang diunduh dan dikirim ke darat dari mesin Boeing 777 sebagai bagian dari program pemeliharaan dan pemantauan rutin. Demikian menurut laporan di laman The Wall Street Journal Asia, Kamis (13/3/2014).

Dugaan para penyidik itu menimbulkan sejumlah pertanyaan dan kemungkinan baru tentang apa yang terjadi di atas pesawat yang membawa 239 orang itu, yang hilang dari radar kontrol lalu lintas udara sipil pada Sabtu lalu, sekitar satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur saat menuju Beijing, China.

CNN melaporkan hal yang lebih kurang sama pada Rabu kemarin. Menurut CNN, yang mengutip seorang pejabat Malaysia yang tidak mau namanya disebutkan, pesawat Malaysia Airlines itu masih terbang selama satu jam 10 menit setelah otoritas penerbangan memperhatikan pesawat itu hilang dari radar. Pesawat tersebut, kata pejabat itu, terbang ke arah yang berlawanan dari jalur penerbangan yang dijadwalkan dari Kuala Lumpur ke Beijing. Peralatan komunikasinya dimatikan dan terakhir kali terlihat di atas pulau kecil yang disebut Pulau Perak di Selat Malaka. Namun, laporan itu belakangan dibantah Panglima Angkatan Udara Malaysia, Jenderal Rodzali Daud, yang oleh media Malaysia sempat disebut sebagai sumber informasi tersebut.

Cakupan penyelidikan kini diperluas, enam hari setelah kehilang misterius itu mendorong pencarian udara dan laut internasional yang masif. Namun, sejauh ini pencarian belum membuahkan hasil apa pun.

Sejumlah pejabat kontraterorisme AS sedang meneliti kemungkinan bahwa pilot atau orang lain dalam pesawat mungkin telah mengalihkan pesawat ke sebuah lokasi yang dirahasiakan setelah dengan sengaja mematikan transponder pesawat guna menghindari deteksi radar.

Penyelidikan tetap cair, dan masih tidak jelas apakah para penyidik punya bukti yang menunjukkan kemungkinan terorisme atau spionase. Sejauh ini, sejumlah pejabat keamanan nasional AS mengatakan, tidak ada yang secara khusus mengarah ke terorisme, meskipun mereka tidak mengesampingkan hal itu.

Namun, ketidakpastian besar tentang ke mana pesawat mengarah, dan mengapa pesawat itu tampaknya terus terbang begitu lama tanpa transponder yang bekerja, telah menimbulkan sejumlah teori di kalangan para penyidik. Teori yang muncul antara lain bahwa pesawat mungkin telah dikomandoi untuk suatu alasan yang tampak tidak jelas bagi para pihak berwenang AS. Beberapa dari teori itu telah disampaikan kepada para pejabat keamanan nasional dan personel senior dari berbagai instansi AS, kata salah seorang yang dekat dengan masalah itu.

Dalam sebuah briefing, kata orang itu, para pejabat diberitahu bahwa para penyidik sedang aktif meneliti kemungkinan bahwa pesawat itu dialihkan "dengan maksud akan menggunakannya untuk tujuan lain."

Hingga Rabu, masih belum jelas apakah pesawat itu mencapai sebuah tujuan alternatif atau jika akhirnya jatuh, kemungkinan jatuh ratusan mil dari lokasi pencarian internasional yang difokuskan saat ini. Berdasarkan kecepatan jelajah jet itu dengan total waktu terbang lima jam setelah berangkat dari Kuala Lumpur, Boeing 777 itu bisa mencapai Samudra Hindia, perbatasan Pakistan, atau bahkan Laut Arab.

Menurut Wall Street Journal, dalam sejumlah skenario itu, bukan masalah mekanis, kesalahan pilot, atau berbagai jenis bencana lain yang menyebabkan pesawat berbobot 250 ton itu hilang secara misterius dari radar.

Sistem monitoring mesin di pesawat disediakan produsen pesawat itu, Rolls-Royce PLC, dan sistem itu secara berkala mengirim serangkaian data tentang kondisi mesin, operasi, dan pergerakan pesawat ke sejumlah fasilitas yang ada di darat. Rolls-Royce, kata Wall Street Journal, belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.

Sebagai bagian dari perjanjian perawatan, Malaysia Airlines mentransmisikan data mesinnya secara langsung ke Rolls-Royce untuk dianalisis. Sistem itu mengumpulkan data dari dua mesin Trent 800 Boeing 777 dan mengirimkan potret kinerjanya, serta ketinggian dan kecepatan pesawat itu. Potongan-potongan data itu disusun dan dikirimkan secara bertahap setiap 30 menit, kata seseorang yang akrab dengan sistem tersebut.

Menurut situs web Rolls-Royce, data itu diproses secara otomatis sehingga setiap perubahan halus dapat dideteksi. Data mesin itu dianalisis untuk membantu dalam menentukan jalur penerbangan pesawat setelah transponder berhenti bekerja. Penerbangan MH370 itu awalnya menuju China, dan posisi terakhirnya yang dapat diverifikasi adalah separuh jalan menyeberangi Teluk Thailand.

Sumber: kompas.com

Selasa, 11 Maret 2014

Kisah Kaiden, Calon Penumpang Malaysia Airlines MH370 yang Tidak Jadi Terbang

Ilustrasi - Pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines. Saat ini, makspakai Malaysia Airlines memiliki 15 pesawat jenis tersebut /Admin (Kompas.com)

Salah satu pesawat jenis Boeing 777-200 milik maskapai penerbangan Malaysia Airlines. (Kompas.com)

Bagaimana perasaanmu ketika menemukan dirimu tidak jadi naik pesawat yang kemudian hilang dari radar? Penuh rasa syukur dan kepedihan yang mendalam di saat bersamaan.

Itulah yang dialami Kaiden DL, warga Pacific Northwest, Amerika Serikat. Perasaan yang sama dialami oleh kekasihnya, Cylithria Dubois, yang lewat Twitter melacak keberadaan Kaid yang waktu itu sudah memegang tiket pesawat Malaysian Airlines MH370.

Sama halnya dengan keluarga korban lain, Ria sangat terkejut begitu mendapat kabar MH370 hilang kontak dua jam setelah lepas landas. Dia bergegas menanyakan keadaan Kaiden lewat Twitter, berharap kekasihnya itu ketinggalan pesawat terbang. Hatinya benar-benar gusar.

Hitungan menit setelahnya adalah waktu yang panjang bagi Ria. Menanti konfirmasi dari kekasih yang berencana terbang dari KL ke Beijing. Tapi Kaid tak kunjung membalas kicauannya. Dua jam kemudian, hati Ria lega setelah Kaid menulis kicauan yang menggembirakan. Dia benar-benar ketinggalan pesawat sehingga tidak berada di dalam pesawat naas tersebut. “Rory and I are OKAY Ria,” kicaunya. Rory adalah rekan seperjalanan Kaid.

Kicauan Kaid yang mengabarkan dirinya baik-baik saja di-retweet hingga 379 kali. Orang-orang yang mengikuti kisah ini turut bersuka cita atas keselamatannya. Obrolan dua kekasih ini pun langsung menyedot perhatian media massa. Termasuk bagaimana Kaid mengungkapkan kegundahan hati dan rasa syukur yang teramat.

Kaid tak lupa mengucapkan terima kasih atas perhatian media. Hal serupa diungkapkan oleh Ria beberapa jam lalu. Lewat blognya, wanita yang berprofesi sebagai Ghostwriter itu mengaku tidak tahu bagaimana merespon pertanyaan-pertanyaan media.

“My gratitude is that profound. I am not ignoring the Media or those reaching out, I am simply unable to put to words how this has changed my life perspective. Rasa syukur saya teramat besar. Saya bukannya mengabaikan Media atau mereka yang mencoba menghubungi, tapi saya benar-benar tidak bisa mengungkapkannya dalam kata-kata, bagaimana semua yang saya alami ini telah mengubah perspektif hidup saya,” tulisnya.

Ria juga mengungkapkan rasa duka yang mendalam untuk semua keluarga penumpang MH370. Dia pun mengungkapkan penyesalan kepada mereka yang mengetahui tentang dirinya atau Kaiden dan hubungan mereka dengan penerbangan, padahal keduanya tidak berada di dalam pesawat.

“I am sorry you had to even know of myself or Kaiden and our connection to a flight neither of us were on,” imbuhnya.

Sehari setelah musibah itu, tepatnya Minggu 9 Maret 2013, Kaid mengabarkan dirinya tiba dengan selamat di Amerika Serikat dan bergegas menuju Massachusetts untuk bertemu dan memeluk Cylithria. Dan saat ini, warga Amerika itu sudah berkumpul kembali dengan keluarganya di Pacific Northwest.

Sebuah akhir bahagia yang menjadi renungan hidup untuk kita semua.

Sumber : http://luar-negeri.kompasiana.com/2014/03/11/kisah-kaiden-calon-penumpang-malaysia-airlines-mh370-yang-tidak-jadi-terbang-638624.html

Pilot Malaysia Airlines Diklaim Rokok Bersama Penumpang Cewek di Kokpit

Jonti Roos (kedua dari kanan) mengklaim bahwa dia dan temannya Jaan Maree (kedua dari kiri) pernah diajak ke kokpit oleh Fariq Abdul Hamid, 27 tahun (kanan), yang merupakan salah satu dari pilot pesawat Malaysia Airlines yang hilang Sabtu lalu. Pilot lain dalam foto itu tidak disebutkan namanya.

Seorang perempuan muda mengaku bahwa dia pernah menghabiskan seluruh waktu dalam sebuah penerbangannya pada 2011 di kokpit pesawat Malaysia Airlines. Saat itu ia dan seorang temannya dijamu oleh salah seorang pilot yang menerbangkan pesawat Malaysia Airlines MH 370 yang hilang Sabtu lalu. Dalam penerbangan itu, pilot menerbangkan pesawat sambil merokok.

Perempuan bernama Jonty Roos itu, yang saat ini tinggal di Melbourne, Australia, mengatakan dia dan temannya, Jaan Maree, tengah menunggu untuk naik ke pesawat dari Phuket ke Kuala Lumpur tiga tahun lalu itu ketika dua orang pilot menarik mereka keluar dari antrean dan mengajak naik di kokpit. Kedua gadis itu, yang baru saja selesai melakukan perjalan selama dua minggu di Thailand, menghabiskan seluruh penerbangan termasuk saat lepas landas dan pendaratan di kokpit bersama dua pilot itu. Keberadaan mereka di kokpit tentu saja melanggar aturan penerbangan sipil.

Menurut Roos, salah satu pilot itu adalah Fariq Abdul Hamid (27 tahun) yang menjadi co-pilot di penerbangan MH370 yang hilang itu. "Sepanjang penerbangan itu mereka berbicara dengan kami, mereka merokok sepanjang seluruh penerbangan, yang saya kira tidak diizinkan dan mereka mengambil foto kami di kokpit ketika mereka sedang menerbangkan pesawat," katanya kepada A Current Affair seperti dikutip Mail Online, Selasa (11/3/2014).

Gadis itu juga mengklaim bahwa dalam sebagian besar perjalanan, co-pilot itu bahkan tidak menghadap ke bagian depan pesawat.

Hamid merupakan salah satu dari 239 orang di pesawat yang hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada Sabtu lalu. Roos mengatakan, dia terkejut saat melihat bahwa Hamid adalah salah satu dari mereka yang hilang. "Ketika saya mengetahui bahwa itu adalah co-pilot yang sama ... dan bahwa saya pernah bertemu dengannya dan pernah berada di kokpit bersamanya dan punya foto dengan dia, hal itu cukup mengejutkan."

Roos mengatakan, dia mengungkapkan hal itu karena 'Sepertinya semua orang benar-benar tidak tahu apa yang telah terjadi dan tidak ada orang yang punya informasi apapun."

Roos mengaku, dia tidak ingin menyatakan bahwa Hamid tidak kompeten dan telah menyebabkan kecelakaan pada pesawat itu. "Mereka sangat ramah, tetapi saya merasa mereka sangat kompeten dalam apa yang mereka lakukan," katanya. "Saya tidak mengatakan bahwa saya berpikir co-pilot itu sama sekali salah."



Dalam foto ini, Jonty Roos dan temannya Jaan Maree berpose dengan pilot lain di pesawat itu dimana mereka berteman dengan Fariq Abdul Hamid, co-pilot penerbangan MH370 yang hilang.

Roos menambahkan, walau kedua pilot itu 'mungkin sedikit agak tidak bermoral" dan mengundang kedua gadis itu tinggal bersama mereka di Kuala Lumpur, dia tidak pernah merasa terancam oleh mereka atau merasa tidak nyaman dan bahwa dia sangat sedih dengan keluarga Hamid dan teman-temannya.

"Ketika saya melihat semua teman-teman dan keluarganya mem-posting sesuatu di dinding Facebook-nya, hati saya benar-benar sedih dan hati saya juga sedih untuk keluarga para penumpang. Itu sebuah kisah yang benar-benar menyedihkan."

Sumber: kompas.com

Senin, 10 Maret 2014

Celebes Air Buka Enam Rute Penerbangan Perintis

celebes

Celebes Air resmi membuka enam rute penerbangan perintis di wilayah Sulsel dan Sulbar.

“Untuk tahap perdana disiapkan dua pesawat masig-masing untuk layanan kargo dan penumpang dengan kapasitas angkut sekitar 1,2 ton,” kata Managing Director PT Ersa Eastern Aviation (EEA), pengelola penerbangan Celebes Air, Pieter LD Wattimena (Air Vice Marshall) di Makassar.

Penerbangan perintis perdana Celebes Air akan melayani rute Makassar-Mamasa-Mamuju-Luwu-Bone-Selayar.

Pieter mengatakan, kedua pesawat itu sebelumnya telah beroperasi di wilayah Papua sejak tiga tahun silam. Namun karena alasan wilayah Sulsel dan Sulbar juga membutuhkan transportasi udara untuk mempercepat akivitas, maka dipertimbangkan untuk dialihkan ke Makassar.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Masykur Sultan mengatakan, sebelumnya Celebes Air pernah hadir di daerah ini sebegai bentuk kerja sama antara pihak Pemprov Sulsel dengan maskapai Ekspres Air. Namun disayangkan hanya beroperasi kurang lebih setahun.

“Berangkat dari semangat untuk memajukan daerah ini, sekaligus memotivasi masyarakat Sulsel, maka Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo meminta anak perusahaan Bosowa Corporate ini untuk menghidupkan kembali penerbangan perintis,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Direksi Bosowa Corporation Munafri Arifuddin mengatakan, dalam waktu dekat akan menambah dua pesawat lagi untuk mendukung dua pesawat perintis yang sudah ada. Karena itu, dia optimistis rute-rute yang akan menjadi destinasi tujuan pesawat berkapasitas delapan “seat” itu dapat terjual seatnya setiap hari.

“Yang jelas, untuk pengoperasioan pesawat itu satu kali trip sekitar 1.800 dolar Amerika Serikat dan keisitimewaan pesawat ini karena tidak membutuhkan landasan pacu yang panjang, sehingga dapat memanfaatkan lapangan udara di tingkat kabupaten/kota yang sudah ada,” ujar Pieter.

Sumber: republika.co.id